Kediri - Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan menduga, bangunan menyerupai candi di puncak Gunung Klothok, Kediri, adalah peninggalan zaman Hindu-Budha yang berkembang pada abad 10 hingga awal abad 15.
"Berdasarkan morfologi struktur bata yang tersingkap, mengindikasikan bahwa struktur bata tersebut membentuk semacam struktur mandapa," kata Aris Soviyani, kepala BP3 Trowulan kepada detiksurabaya.com, Kamis (8/12/2011).
Terkait dengan periodesasi temuan struktur bata tersebut, menurut Aris di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda yang dapat dijadikan dasar untuk menarik interpretasi yang lebih baik.
Berdasarkan dari jenis temuan yang berupa struktur bata, dapat ditarik suatu interpretasi sementara, bahwa temuan struktur bata tersebut yang dibuat dengan teknik bata gosok kemungkinan besar tidak dapat dilepaskan dari perkembangan arsitektur bangunan pada masa periode Hindu-Budha di Jawa Timur.
Secara administratif, lokasi penemuan candi bersebelahan dengan wilayah Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Secara astronomis, lokasi temuan berada pada koordinat 49 M 0606818 dan 9136704 yang diukur dengan GPS dengan akurasi 6 m. Lokasi penemuan berada pada ketinggian 214 m dpl.
Lingkungan alam lokasi penemuan berada di lereng sisi timur Gunung Klotok atau Gunung Buthak. Perbukitan ini memiliki tiga buah anak bukit yang berada di sisi timur dan selatan. Wilayah perbukitan ini dikelola oleh KPH Kediri.
Dalam kegiatan peninjauan yan dilakukan BP3, berhasil diindentifikasi temuan 1 buah struktur bata. Temuan struktur bata tersebut berada di puncak anak bukit. Kini temuan tersebut tertutup tanaman alang-alang dan lapisan tanah lempung pasiran berwarna merah kecoklatan, yang membentuk gundukan tanah. Dari singkapan tanah sisi barat dan selatan gundukan tanah tersebut nampak ada tatanan bata yang sepertinya membentuk struktur berbentuk segi empat.
Aris Soviyani menambahkan, bila melihat kenampakan struktur bata yang tersingkap, dari bentangan dan sebarannya, maka diduga bahwa struktur bata ini membentuk denah persegi empat dengan dimensi panjang 10.43 meter, lebar 6.30 meter, dan tinggi 1.29 meter. Namun demikian, dimensi ini masih hanya merupakan interpretasi yang bersifat sementara.