"Jumlah lakalantas 596 kasus pada Januari hingga Agustus. Sedangkan jumlah korban meninggal 77, 33 luka berat, dan 639 luka ringan," kata Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Hari Santoso usai menerima hibah satu mobil ambulans dari PT Jasa Raharja Jabar di halaman Mapolrestabes Bandung, Jumat (21/9/2012).
Menurut Hari, faktor kecelakaan disebabkan beberapa hal seperti pelanggaran lalu lintas, melebihi kecepatan, melanggar rambu, serta tidak disiplinnya pengendara. Lebih lanjut ia menuturkan, jumlah korban tewas lakalantas selama delapan bulan terakhir ini terbilang tinggi.
"Para korban meninggal itu ada yang mengalami kecelakaan tunggal, dan saling bertabrakan dengan kendaraan lainnya. Mayoritas korban itu pengendara sepeda motor, dan meninggal seketika di lokasi kejadian. Usia korban 16 hingga 30 tahun," ujar Hari.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso merespons positif pemberian hibah satu unit ambulans dari PT Jasa Raharja Jabar. Saat ini berarti Satlantas Polrestabes Bandung sudah memiliki dua unit ambulans.
Bertambahnya ambulans, diharapkan anggota Satlantas dan tim medis bisa cepat ke lokasi kejadian lakalantas guna memberikan pertolongan secara maksimal kepada korban. Sehingga nyawa korban terselamatkan.
"Bandung ini 'kan terbagi tiga wilayah, masing-masing tengah, utara, dan barat. Bandung ini luas. Jadi, idealnya harus ada lima ambulans," kata Abdul.