Sabtu, 22 September 2012

Rencana Penambahan Jam Belajar Siswa Dinilai Kurang Efektif





Rencana pemerintah menambah jam belajar siswa untuk mengantisipasi pengaruh negatif dunia luar sekolah dinilai kurang efektif memberikan dampak positif bagi siswa seperti yang diharapkan.

Hal itu seperti yang dikatakan salah seorang wali murid warga Kramat Pulo Jakarta, Yus Rusmadi.

Yus menilai, upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah pengaruh negatif luar sekolah seharusnya dilakukan dengan koordinasi aktif antara orang tua dan wali murid dengan pihak sekolah, untuk mengontrol perkembangan siswa, termasuk mengontrol bakat siswa.

Sehingga, menurutnya, hal itu bukan dilakukan dengan menambah jam belajar yang justru dapat menimbulkan tekanan psikologis bagi perkembangan jiwa siswa.