Mana orang saya? Panggil
sekretaris yang bisa mengetik dengan sepuluh jari. Kalau sebelas jari
itu sama saja karena lebih cepat dengan catatan tangan.
-- Basuki Tjahaja Purnama
Sontak seorang petugas notula yang duduk persis di seberang Basuki langsung menundukkan kepalanya. Dia pun tampak membolak-balikkan kertas catatan untuk mencari kesibukan dan mengalihkan perhatian pimpinannya.
"Mana orang saya? Panggil sekretaris yang bisa mengetik dengan sepuluh jari. Kalau sebelas jari itu sama saja karena lebih cepat dengan catatan tangan," ungkapnya.
Tak lama berselang, seorang pegawai yang berpakaian dinas PNS datang dengan membawa sebuah laptop. Dia pun langsung duduk tak jauh dari tempat duduk Basuki. Menghampiri seorang buruh yang memiliki catatan hasil rapat, dan langsung menyalinnya menggunakan laptop.
"Kalau pakai laptop, kan, cepat, bisa langsung di-print. Saya tak mau lagi rapat dicatat oleh notulen yang menggunakan tulisan tangan," kata Basuki.
Sampai berita ini diturunkan, mediasi antara perwakilan buruh dan Basuki masih berlangsung. Dalam kesempatan ini, para buruh banyak menyampaikan keluhannya terkait upah murah dan sistem outsourcing.