Kamis, 20 Desember 2012

Jokowi: KJS Bisa Dipantau Tiap Detik Kalau Pakai Sistem Online

Jakarta - Program Kartu Jakarta Sehat (KJS) sudah mulai berjalan. Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bila sistem online sudah berjalan maka kebutuhan dana kartu sehat ini akan bisa langsung terpantau setiap detiknya.

"Kalau online sudah diterapkan akan kelihatan, titik mana yang akan menyumbang lebih banyak, mana yang belum, gambpang kalau online. Karena nanti harian eh bukan detikan akan kelihatan," kata kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2012).

Jokowi mengatakan, dengan mengunakan sistem online akan bisa terpantau perubahan dana dalam sistem tersebut. "Ada uang masuk setiap detik akan kelihatan. Ini hari ini, tambah sekian triliun, besok lagi tambah sekian triliun. Hanya gitu saja," kata Jokowi sambil tersenyum.

Sebelumnya, Pemprov DKI sudah menyebar kartu sehat untuk warta kurang mampu di Jakarta. Kartu ini bisa digunakan untuk berobat warga Jakarta secara gratis.

Selain Kartu Jakarta Sehat (KJS), warga kurang mampu di DKI Jakarta juga memiliki Jamkesda. Tercatat hingga 10 Desember 2012, sudah 3,8 juta warga kurang mampu menikmati layanan kesehatan gratis.

"Saya lapor juga ke Pak Gubernur tadi. Sampai dengan posisi 10 Desember 2012 kemarin itu sudah 3,8 juta orang. Miskin dan rentan, maksudnya rentan itu ada SKTM," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emawati, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/12/2012).