Sabtu, 09 Februari 2013

Teroris Berupaya Pecah Kekuatan TNI - Polri


Teroris Berupaya Pecah Kekuatan TNI - Polri
Palu - Saat ini, jaringan terorisme sedang berupaya untuk melemahkan kekuatan penegak hukum. Hal tersebut dilakukan dengan cara memecah belah kekuatan persatuan di antara TNI - Polisi dalam menumpas gerakan terorisme.
Demikian disampaikan Kepala Badan Nasional (BNPT), Ansyaad Mbai, setelah menutup latihan penumpasan terorisme di Palu, Sabtu (09/02/2013). Menurut Ansyaad, jaringan terorisme menggunakan isu permusuhan hanya kepada Polri atau Densus 88 Antiteror, sementara TNI lebih baik menyingkir. Ini disebutnya sebagai taktik memecah kekuatan negara.

"Teroris adalah musuh negara, tidak bisa dihadapi oleh satu institusi saja," ujar Ansyaad, Sabtu (09/02/2013).

Selama satu pekan terakhir BNPT menggelar latihan gabungan penanggulangan terorisme di Kota Palu. Latihan tersebut diikuti ratusan prajurit TNI dan Polri guna meningkatkan koordinasi dan keterampilan pasukan.

Latihan itu berupa perang di lapangan terbuka, penjinakan bahan peledak, pembebasan sandera, penanganan korban, serta penanganan warga masyarakat yang mencoba melihat aksi penumpasan teroris.