Rabu, 20 Maret 2013

Balap Liar Terus Berkembang di Jakarta Timur

Headline
Jakarta - Ajang balap liar dengan menggunakan sepeda motor hingga kini masih terus terjadi di ibukota, salah satunya yakni di beberapa ruas jalan di Jakarta Timur. Meski tak sedikit yang mengalami kecelakaan hingga menelan korban jiwa, namun ajang pamer kecepatan sepeda motor itu masih terus berlangsung.

Seperti halnya kecelakaan antara dua pesepeda motor di Jl Garuda kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (17/3/2013) malam lalu, dua remaja bernama Mustofa Awaludin (18) dan Al Apip Sulton (19) warga Bekasi, Jawa Barat itu tewas mengenaskan saat sepeda motornya bersenggolan dalam ajang balap liar.

Terkait hal ini Kasubag Humas Polres Jakarta Timur, Kompol Didik Hariyadi mengaku telah mengendus sejak lama adanya praktek balapan liar di sejumlah wilayahnya. Untuk mengantisipasi hal itu, pihak kepolisian pun telah menyebarkan personilnya di sejumlah titik rawan balap liar.

"Tiap malam polisi sudah mengagendakan untuk berpatroli di beberapa titik rawan mulai jam 12 malam. Tapi ketika patroli pergi, mereka mulai balapan, nanti kalau polisi datang lagi, mereka pergi. Jadi seperti kucing-kucingan," ujarnya, Rabu (20/3/2013).

Adapun sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan sebagai ajang balapan liar di Jakarta Timur diantaranya Jalan Bekasi Timur (depan LP Cipinang), Jalan Matraman (dari arah Jatinegara-Matraman), Jalan Ahmad Yani (By pass), Jalan I Gusti Ngurah Rai dan Jalan Garuda (kawasan TMII).

Namun yang paling sering menjadi arena balap liar yakni Jl Garuda di kawasan TMII, setidaknya mereka menggunakan ruas jalan itu setiap hari Sabtu dan Minggu yang dimulai pada tengah malam atau saat situasi aman dari aparat kepolisian.

Menurut Didik, aparat kepolisian tidak bisa secara terus menerus mengawasi lokasi dengan alasan keterbatasan personil. Sehingga patroli malam hari dilakukan sekaligus secara menyeluruh di setiap kawasan.

"Masih banyak daerah lain yang membutuhkan kehadiran polisi. Jadi patroli punya waktu tertentu untuk berjaga secara bergantian," tandasnya.