Selasa, 12 Maret 2013

Kantor BNN Gorontalo Diserang, 1 Tahanan Kabur, 1 Sekuriti Terluka


Kantor BNN Gorontalo Diserang, 1 Tahanan Kabur, 1 Sekuriti Terluka

GORONTALO - Sekitar 50 orang tak dikenal menyerang kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, Sabtu (9/3/2013) dini hari lalu. Aksi mereka membuat seorang tahanan yang merupakan tersangka pengedar narkoba melarikan diri.
Aksi orang-orang ini sempat terekam kamera tersembunyi (CCTV) di kantor yang beralamat di Jalan 23 Januari, Kota Gorontalo, tersebut. Dalam rekaman CCTV itu, tampak beberapa orang coba mendobrak pintu dan jendela kantor yang pada dini hari tersebut hanya dijaga dua sekuriti. Mereka juga sempat berusaha memanjat gedung di bagian belakang kantor menggunakan tangga bambu.
Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNNP Gorontalo ,Ajun Komisaris Besar Mahsar Torada menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung menyusul penangkapan tersangka S pada pukul 22.00 Wita atau sekitar empat jam sebelum kejadian penyerangan. Pihaknya menangkap tersangka dengan cara menyamar sebagai pembeli.
Dalam transaksi lewat telepon, tersangka mengaku memiliki dua gram sabu dan membuat janji untuk bertemu di depan kantor sebuah bank swasta di pusat Kota Gorontalo. Tersangka lalu diciduk di tempat tersebut dan dibawa ke markas BNNP Gorontalo untuk diperiksa. Namun polisi tak menemukan barang bukti sabu di tubuh tersangka.
"Mungkin sudah dibuang tersangka di sekitar lokasi penangkapan," ungkap Torada kepada wartawan, Senin (11/3/2013).
Meski demikian, pihak BNNP Gorontalo masih sempat melakukan tes urine kepada tersangka dan hasilnya positif.
"Tersangka juga sudah mengaku sebagai pengedar dan sempat menyebut nama beberapa orang yang merupakan anggota sindikat pengedar narkoba di Provinsi Gorontalo," lanjut Torada.
Dalam kejadian penyerangan itu, seorang sekuriti mengalami memar terkena pukulan di bagian dahi kanan. Satu sekuriti lagi, bersama seorang petugas kepolisian yang diperbantukan di kantor tersebut, kabur melompati pagar setelah melihat banyaknya massa.