Gore Vidal, aktivis legalisasi
ganja sejak tahun 1970 meninggal dunia pada tanggal 31 Juli 2012 di usia
86. Dia terkenal karena kritik politiknya yang menggigit di Amerika.
Gore Vidal seorang penulis dan dramawan yang kepergiannya membawa
kenangan bagi seluruh dunia atas perjalanan hidupnya sebagai seorang
penulis liberal dengan kontribusinya pada budaya dan politik. Gore Vidal
seorang tokoh yang berani mendukung legalisasi ganja, seperti yang
tertulis di Huffington Post oleh Tony Newman dari Drug Policy Alliance.
Pada tanggal 26 September 1970, Vidal menulis di The New York Times dengan judul, “Drugs: Case for Legalizing Marijuana,”.
Kolom ini mengkaji kebutuhan untuk melegalkan ganja dan kritik mengenai
pelarangan ganja yang sia-sia. Tulisannya membuktikan bahwa Gore Vidal
seorang yang memiliki pandangan jauh ke depan.
Ketika Vidal pertama kali menulis
tentang legalisasi ganja, perang narkotika yang dibawa Presiden Richard
Nixon masih satu tahun di depan. Pada waktu itu Nixon sudah mulai
berperang dengan kelompok budaya Counterculture dan beberapa bulan
sebelumnya, empat orang mahasiswa tertembak mati dalam sebuah aksi
protes anti-perang di Ohio Kent State University.
Gore
Vidal menulis; “Jangan katakan ganja itu adiktif dan berbahaya disaat
jutaan orang tahu bahwa ganja tidak sama seperti heroin dan cocaine yang
membunuh dan sangat adiktif.”
“Sebagai catatan, saya pernah mencoba –
sekali saja – hampir setiap jenis narkoba dan saya membantah teori Fu
Manchu yang populer yang mengatakan bahwa aroma/bau opium dapat merusak
pikiran,” tulis Vidal.
“Tak seorang pun di Washington hari ini
yang mengingat apa yang terjadi selama pelarangan minuman alkohol
(1920-1933). Pada waktu itu Kongres berpikir untuk menjalankan misi
suci, yaitu membasmi miras yang digambarkan seperti setan. Pada saat
yang sama lahirlah gelombang kejahatan terbesar dalam sejarah negara
Amerika yang menyebabkan ribuan kematian akibat alkohol berkualitas
rendah.
“Hal yang sama terjadi hari ini,”
tulisnya. “Tapi pemerintah tidak pernah belajar apa pun dari dampak
buruk pelarangan, belum lagi penindasan.”
Gore Vidal, pada waktu ia menulis di
tahun 1970 tidak terlalu berharap situasi akan segera berubah. Dan
pesimisme yang ia rasakan pun terbukti sekarang. Setelah 42 tahun
kemudian, ganja masih ilegal dan aktivis masih terus berjuang untuk
legalisasi ganja di Amerika Serikat. (cpt)
