Tidak dijelaskan apa persisnya isi surat elektronik itu. "Dia telah mengirim ancaman melalui email terhadap presiden," kata Emily Langlie, juru bicara Kantor Kejaksaan AS di Negara Bagian Washington.
Langlie juga mengatakan, pria itu diciduk di sebuah apartemen di pinggiran kota di Seattle. "Ketika Dinas Rahasia dan polisi setempat pergi ke apartemennya untuk menyelidiki, mereka menemukan dia bersenjata. Dia pun dibawa ke tahanan tanpa perlawanan."
"Aparat penegak hukum sedang melacak rumah yang diduga menyimpan senjata dan bahan-bahan yang mencurigakan," kata Langlie menambahkan.