Ada masalah serius yang mereka bahas pada siang di bulan Ramadan yang gerah itu. Mereka mengonsolidasikan langkah menyusul tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan salah satu jenderal Mabes Polri yang paling cemerlang, yang masuk daftar kandidat Kapolri, yang tengah menjabat Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan alat simulator Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Wakapolri Komjen Nanan Sukarna, Kabareskrim Komjen Pol Sutarman juga datang, kalau yang mantan ada mantan Kapolri Jenderal purn Da'i Bachtiar, mantan Kapolri Jenderal purn Chaeruddin Ismail, mantan Kapolri Jenderal purn Awaloedin Djamin, ada juga ahli hukum,”.
Dalam pertemuan itu, Kapolri minta dukungan para seniornya menyangkut masalah sensitif yang saat ini dihadapi Polri. Ia juga berjanji akan mempertaruhkan jabatannya demi menjaga integritas Polri. Para jenderal purnawirawan itu pun sepakat berada di belakang Timur.
***
Tulisan lengkap Deal ‘Insya Allah’ KPK Vs Polri bisa dibaca di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 37, 13 Agustus 2012). Edisi ini mengupas tuntas kasus KPK vs Polri dengan tema “Deal ‘Insya Allah’ KPK Vs Polri” juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional ‘Menjerat Korupsi Seks’ Internasional ‘Sukses Curiosity Menjejak Planet Merah’, rubrik gaya hidup ‘Parcel Voucher Fleksibel tapi Kurang Menyentuh’ berita komik ‘Air Mata Rhoma Irama’ rubrik seni dan hiburan dan review film ‘Total Recall’, WKWKWK ‘Asyik Kencan di Pinggir Kali eh Malah Dirampok’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.