Kamis, 18 Oktober 2012

Berpetualang Makanan Tradisional Jawa di 'Opera Jawa'




Bandung - Jika dibentang dari Sabang sampai Merauke, kekayaan kuliner nusantara tak terhitung jumlahnya. Di pulau jawa saja, banyak sekali makanan yang bisa dieksplor oleh lidah.

Salah satu restoran yang menjual spesifikasi makanan Jawa khususnya Jawa Tengah adalah Opera Jawa. Resto yang ada di bilangan Jalan Moh Ramdan No 71 ini punya sederet menu berkuah khas jawa. Apa saja?

Akhmad Afif (33), Rury Muriani (33), Vita Naluri (30) dan Ugieh Sugiarto (34) sepakat memilih Rawon, Asem-asem daging, Oseng Mercon, Pecel Gambiran, Aneka Sop dan lainnya.

"Kita coba mencari kuliner apa yang masih belum banyak digarap di Bandung. Akhirnya kami mengangkat konsep masakan Jawa yang memang mayoritas makanan berkuah," ujar Rury saat berbincang dengan detikbandung.

Konsep tradisional juga terlihat dari keseriusan Opera Jawa yang konsisten memakai bahan-bahan alami. "Kita tidak ada yang instan. Makanya di bagian depan resto kita pajang bumbu-bumbu rempah," terang Rury.

Selain bumbu, penyajian setiap menu juga cukup unik. Menu utama dan nasi disajikan dalam wadah yang terbuat dari gerabah. Penyajian minum juga disediakan di dalam air kendi dan gelas dari gerabah.

"Ini gerabahnya juga saya cari di Jogja. Memang perawatan peralatan makan dari gerabah sedikit rumit. Tapi kami ingin semuanya berkonsep tradisional. Mulai dari makanannya sampai tempat makannya," terang Rury.

Opera Jawa buka dari pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB. Aneka masakannya bisa mengobati rasa kangen pendatang dari Jawa Tengah khususnya pada masakan khas daerahnya.