Sabtu, 06 Oktober 2012

Wabah meningitis di AS jangkiti 47 korban

 
Scan otak
Meningitis menyerang lapisan otak dan membuat korban sakit kepala hebat dan lumpuh.

Wabah penyakit radang otak bersumber dari sejenis jamur langka di AS kini menjangkiti 47 korban yang berada di tujuh negara bagian yang berbeda, demikian pernyataan pejabat kesehatan setempat.

Dokter di 75 klinik kesehatan telah diperingatkan akan bahaya wavbah ini terutama dari apsien yang mendapat suntikan steroid.

Lima orang dinyatakan tewas akibat wabah tersebut, yang menurut dugaan Pusat Pengawasan Penyakit (CDC) terkait dengan sejenis obat yang dibuat oleh sebuah pabrik farmasi di Massachusetts.

Menurut pejabat resmi sumber penularan antara lain ditemukan pada sejenis kapsul steroid di apotek New England Compounding Center, yang menjadi salah satu lokasi mencampur zat kimia untuk obat-obat pesanan tertentu.

Pabrik farmasi tersebut telah menarik zat yang bermasalah itu dan menghentikan operasinya, namun barang ini terlanjur telah dikirim ke 23 negara bagian.

Meningitis adalah jenis penyakit yang mempengaruhi kondisi lapisan otak dan susunan saraf tulang belakang. Gejala penyakit ini termasuk sakit kepala hebat, mual, serta demam dan kesulitan bicara dan berjalan.

Namun menurut CDC, meningitis dari sumber jamur ini tidak menular.

Banjir peringatan

CDC mengumumkan sudah 47 orang terinfeksi, dari semula 35 orang dan bertambah cepat hanya dalam tempo 24 jam, dimana kasus baru dilaporkan ditemukan dari negara bagian Michigan.

Di Tennessee, dimana mayoritas kasus didapati, sudah 29 orang kini terkena penyakit ini. Lainnya ada enam kasus di Virginia, tiga di Indiana, dua masing-masing di Maryland dan Florida serta satu kasus di North Carolina.

Belum jelas bagaimana tiap pasien bisa terpapar wabah ini karena meningitis jamur bisa berkembang dengan masa inkubasi yang cukup lama.

"Meski sudah ada banjir peringatan, kami sarankan agar para ahli medis tidak menggunakan produk yang dipersoalkan itu," kata Ilisa Bernstein, Direktur Ketaatan pada Pusat Riset dan Evaluasi Obat, lembaga Administrasi Obat dan Makanan (FDA) AS .

Jumat (5/10) kemarin CDC membuat daftar 75 klinik dan pusat kesehatan yang diduga menggunakan steroid sejenis yang dicurigai ini dan meminta doktor di tempat-tempat itu untuk mengontak pasien yang pernah mendapat suntikan steroid.

Kini tengah dilakukan tes untuk menyelidiki apakah kontaminasi berasal dari jenis jamur yang sama yang pecah menjadi wabah ini. Sudah tiga korban tewas di Tennessee, satu orang meninggal Virginia dan satu lainnya di Maryland akibat wabah ini.