Jumat, 15 Maret 2013

Tersangka Mutilasi di Ancol Diduga Warga China



Jakarta - Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Muhammad Iqbal mengatakan, tersangka kasus mutilasi di Ruko Mediterania Residence, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, diduga bukan warga negara Indonesia.

"Sepertinya warga negara China. Tapi masih kami dalami,".

Tersangka yang berinisial AS itu juga kesulitan berbahasa Indonesia. Ia kini masih berada di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, setelah penangkapannya di daerah Dukuh Pakis. Rencananya ia dibawa ke Jakarta, besok.

AS diduga pelaku mutilasi terhadap Tonny Arifin Djomin (45). Polisi menemukan tubuh Tonny terpotong delapan bagian di ruko yang disewa AS pada Rabu malam.

Potongan tubuh disimpan dalam sebuah tas ransel dan tiga kardus di bagian gudang. Saat mayat ditemukan, AS sudah melarikan diri.

Penemuan bermula dari laporan istri korban ke Polsek Pademangan. Ia mengadu suaminya tidak pulang sejak Senin lalu. Terakhir sang suami pamit hendak menagih hutang ke apartemen AS. Namun, ia tak pernah kembali. Motif pembunuhan diduga utang-piutang.